Surat Dugaan KKN Radiapoh Dipastikan sampai ke Ketua

oleh -309.196 views

SIMALUNGUN – ST

Sejak Jumat (17/09/2021) pekan lalu, surat GEMAPSI ternyata sudah diserahkan Sekretariat Dewan (Setwan) kepada Ketua DPRD Simalungun Jaya Sibarani.

Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaria DPRD Simalungun, SML Simangunsong, Senin (20/09/2021) sekira pukul 09.00 WIB. “Surat sudah diterima Ketua DPRD Jumat kemarin,” terang Simangunsong.

Dari Ketua DPRD Simalungun, surat tersebut nantinya akan diberikan diaposisi untuk diteruskan sesuai arahan oleh Ketua DPRD Simalungun.

“Bukan hanya FraKsi PDIP saja yang wajib terima surat itu. Tergantung disposisi ketua kemana nanti diteruskan. Dan bisa kembali lagi ke sekwan. Ada mekanisme yang diatur di tatib untuk mengajukan Pansus adinda,” sambung Simangunsong lagi.

Menurut Simangunsong lagi, surat yang sudah diserahkan kepada ketua dewan, kemungkinan pagi ini, Senin (20/09/2021) akan di disposisi turun.

Namun, kepastian itu belum mendapat klarifikasi dari Jaya Sibarani selaku Ketua DPRD Simalungun dari Partai Golkar. Seperti diketahui, Partai Golkar merupakan salahsatu koalisi partai dalam mengusung Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, di Pilkada tahun lalu.

Seperti diketahui, Gerakan Mahasiswa Pemuda Simalungun (GEMAPSI) sudah melayangkan surat sejak 13 September 2021 lalu ke sekretariat dewan. Surat itu berisi permohonan kepada DPRD Simalungun, agar membentuk Pansus dalam tujuan mengusut dugaan KKN Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga.

Dugaan KKN yang diuraikan dalam surat GEMAPSI, Radiapo membiarkan transaksi jual beli foto. Jual atribut bagi siswa-siswa SD sampai SMP. Dagang spanduk dan lain sebagainya. Bahkan, pengangkatan tiga tenaga ahli sampai pelantikan Sekda Simalungun yang semarga dengan bupati, turut dijadikan indikasi nepotisme hingga layak untuk dipansuskan.

Sejauh ini, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, belum mau memberikan respons terkait surat GEMAPSI itu. Bahkan, saat diminta langsung tanggapannya, Radiapoh gak open. (Ung)

No More Posts Available.

No more pages to load.